kabar baik dari project ibu salmiah di hamparan perak

Salam,

Saudaraku yang baik, berkat doa dan dukunganmu, inilah kabar terbaru proses pembangunan rumah ibu salmiah di hamparan perak.

Foto2 ini saya ambil pada tanggal 25 november 2007.

Sebelum lihat foto, ada kabar bagus.

Sore Hari ini, 28 novemmber 2007. sudah terpasang 6 set spring bed di rumah ibu salmiah, lengkap dengan 8 bantal dan kelengkapan lainnya.
hari jumat besok, 30 november 2007, direncanakan sudah terpasang 3 set lemari pakaian, 1 set meja belajar/serbaguna (4 kursi) di teras, 1 set meja makan oval ( 6 kursi), 1 set rak piring (dengan laci sbg lemari makan)
hari minggu 01 desember 2007 adalah finalisasi pekerjaan pagar teras dan meja untuk dapur
Hari minggu 01 desember 2007 adalah finalisasi pekerjaan pembuatan kandang kambing

Baiklah saudaraku, dibawah ini adalah foto dinding bangunan yang sudah di cat. Pada awalnya kita berfikir tidak memiliki cukup dana untuk membeli cat, jadi agar tidak cepat keropos dan termakan rayap, team teknis melapisi dinding kayu dengan solar. Akhirnya, setelah di cat putih, hasilnya tidak cukup maksimal, tetapi menjadi lebih bersih dan terlihat asri.








seperti terlihat di foto, semua aktifitas serba di lantai karena memang belum ada kursi.
Dibawah ini adalah aktifitas pembuatan kandang kambing di sebelah kiri rumah mereka.

Pembelian kambing kami tunda hingga lewat hari raya idul adha, karena harga kambing saat ini melejit teramat tinggi.




suadaraku yang baik,

hingga saat ini sepertinya semua kebutuhan ibu salmiah dan keluarga sudah terpenuhi. Kecuali beberapa hal kecil seperti

4 buah lampu kapal (minyak)
8 buah handuk
1 buah radio transistor kecil bertenaga baterey

saya yakin kita bersama-sama akan mampu menyelesaikan project ini dengan baik dan segera.

Sekali lagi mohon doa restu dan dukungannya.

Sampai laporan selanjutnya.





yang tercecer

dalam rapat koordinasi dengan team teknis dilapangan akhir minggu yang lalu, saya mendapatkan informasi yang sedikit membuat kaget=

menurut koordinator team lapangan, selama sebulan ini, mereka hampir tidak pernah melihat keluarga itu memasak makanan di tengah hari, apalagi ada aktivitas makan pada siang hari. Keluarga ibu salmiah selalu baru mulai memasak makanan pada pukul 4 sore. Saat team lapangan pulang jam rata-rata pada pukul 17.30, mereka belum juga pernah melihat mereka makan. Artinya kami berasumsi bahwa keluarga ibu salmiah hanya makan 1 kali pada sore hari dan sarapan pagi ala kadarnya
.



Setelah rapat, saya mencoba menilik ke dapur, memang tidak ada terlihat beras atau bahan makanan lain, lalu saat memeriksa dinding kamar untuk tempat lemari pakaian, saya melihat satu karung plastik berisi 15 Kg beras yang saya ingat saya berikan 2 minggu sebelumnya. Saya belum berani bertanya, bagaimana meraka makan untuk kelangsungan hidupnya.


Semoga Tuhan senantiasa hadir dirasa lapar yang ‘dilupakan’ itu...
Previous
Next Post »