Kata Siapa? (merketing)

SEMUA orang boleh mengaku sebagai apapun, seperti saya bisa mengaku bahwa saya adalah konsultannya Barack Obama, tapi siapa yang bakal percaya kecuali segerombolan orang yang menurut Andrea Hirata sebagai orang-orang dungu dalam sekte ketololan kolektif.
Bagi orang-orang yang mulai sedikit melek, mereka mengenal pepatah lama bahwa kredibilitas bukan dari pengakuan tetapi dari yang ditunjukkan. Jika saya sering bersama Barack Obama, memberikan nasehat, masukan dan saran. Lalu saya mendapatkan gaji dari pekerjaan itu dan ada bukti-bukti bahwa saya mengerjakan hal itu Atau seseorang yang secara resmi dari kubu Politikus itu mengatakan bahwa saya adaalah konsultannya, maka tentu tanpa mengaku-pun saya akan dikenal sebagai konsultan bagi kandidat presiden Amerika itu.
Di dunia yang sarat dengan orang ramai yang sebagian besar mengambil keputusan karena referensi, tentu pengakuan adalah hal penting. Dalam dunia pemasaran, hal ini menjadi isu sentral yang harus diciptakan agar produk atau jasa yang dijual mencapai sasaran sesuai dengan tujuannya.

Michelin star
Adalah sebuah produsen ban mobil yang sedikit nyleneh dalam mempromosikan dirinya. Pabrik ban Michelin memposisikan dirinya di Eropa sebagai produsen berkelas tinggi sehingga layak memberikan sertifikasi kelas wahid.
Yang menarik adalah bahwa produsen ban mobil ini tidak memberikan seritifikasi atas hal-hal yang berhubungan dengan ban atau dunia otomotif tetapi mereka memberikan sertifikasi kepada outlet-outlet makanan seperti restoran dan café. Setiap tahun mereka secara sembunyi-sembunyi memberikan penilaian kepada restoran dan café yang dianggap paling berkualitas. Mereka mengumumkannya kepada khalayak ramai dan menganugerahi Bintang Michelin kepada restoran bermutu tersebut.
Begitu ada restoran yang mendapat bintang itu, mendadak sontak ramai dikunjungi masyarakat. Semua orang berebut untuk bisa mencicipi hidangan istimewanya. Mereka ingin sekali membuktikannya. Mereka seperti tersihir dan mengakui bahwa makanan diresto berbintang Michelin itu memang sangat berkelas cita-rasanya.
Perkara bintang ini benar-benar membikin heboh kepada semua praktisi kuliner disana. Secarik kertas piagam itu menjadi sebuah obsesi hingga sering membikin pemilik restoran serta pimpinan juru masaknya menjadi senewen tak berujung. Bukan cerita aneh jika ada chef –pimpinan juru masak—yang bunuh diri karena tidak dapat mempertahankan gelar bintang itu di tahun selanjutnya.
Kembali ke topik pemasaran, Bukan sedikit perangkat promosi diisi dengan berbagai pengakuan dari pemilik bisnis kuliner. Mereka mengaku bahwa hidangannya paling enak, paling asli, paling panas dan segudang pengakuan lainnya, tetapi efeknya tidaklah sampai seujung kuku piagam Bintang Michelin.

Pengakuan Formal
Kini sudah banyak lembaga-lembaga yang sudah dianggap pantas memberikan pengakuan standar mutu. Mereka sudah lama mengerjakan hal-hal tersebut atau karena lembaga tersebut diciptakan secara resmi oleh penguasa pemerintahan.
Lembaga-lembaga semacam Oscar, Pulitser, Guiness Book Of Record dan Nobel adalah lembaga independen yang sudah cukup tua dan sepak terjangnya diakui oleh sebagaian besar penghuni planet ini. Mereka benar-benar memposisikan dirinya sebagai juri yang objektif dan dipercaya.
Ada juga lembaga-lembaga formal bentukan pemerintah seperti MUI dengan sertifikasi Halal-nya, Bagian Pariwisata dengan Standar Bintang Hotel, bidang Industri dengan SNI-nya dan masih banyak lagi yang lainnya.Untuk mendapatkan pengakuan dan sertifikasi dari lembaga-lembaga tersebut, kita harus memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh lembaga-lembaga tersebut.
Pengakuan penting adalah dari pihak-pihak lain yang berorientasi kepada studi dan survey. Misalnya lembaga-lembaga seperti SRI, Franks Small dan AC Nielson. Mereka melakukan survey dan studi dan hasilnya menjadi acuan banyak pihak karena dianggap independen dan objektif.
Bolehlah kita mengaku sebagai market leader dan menguasai sebagian besar pangsa pasar yang ada, tetapi akan jauh lebih berpengaruh jika yang menyampaikannya adalah pihak lembaga survey yang objektif itu.

Pengakuan lain
Jika pengakuan dari lembaga formal sulit didapat, kita masih bisa mendapat pengakuan itu dari orang-orang yang dianggap cukup kredibel untuk memberikan komentar yang rekomendatif bagi khalayak ramai.
Beberapa produsen sabun ditergen menggunakan komentar-komentar dari ibu-ibu yang memiliki kesan positif selama menggunakan produknya. Ibu-ibu itu memberikan testimoni betapa bagus produk detergen itu.
Bagi para penulis buku, adalah hal penting untuk mendapatkan rekomendasi dari beberapa petinggi sastra yang memberikan komentar positid atas karyanya tersebut.
Kita saja sering menjadi korban rekomedasi orang lain. Setiap kali kita mengunjungi sebuah kota, kita akan selalu bertanya dimana tempat makan yang enak, kemana bisa berbelanja dan berbagai permintaan rekomendasi lainnya.
Lihatlah betapa makanan yang kita santap di resto yang direkomendasikan umumnya terasa biasa-biasa saja, tetapi yang membuat kita merasa bahwa makanan itu adalah makanan istimewa adalah rekomedasi-rekomendasi tadi. Betapa dasyatnya rekomendasi itu, sehingga kita sudah menancapkan rasa lezat dalam pikiran kita jauh hari sebelum kita mencicipinya.

Kata siapa ?
Kini, pepatah “Jangan lihat siapa berkata tapi dengar apa katanya” akan tetap menjadi kata bijak untuk segolongan orang bijak saja yang jumlahnya sangat sedikit. Planet ini dipenuhi oleh orang-orang yang gampang percaya atas rekomendasi orang kepercayaannya. Jangan sia-siakan kesempatan itu. Segera manfaatkan dan anda bisa membuktikan bahwa orang-orang dalam sekte ketololan kolektif jumlahnya amat banyak.
Harus waspada, bahwa mengendalikan anggota sekte itu sangat gampang jika kita bisa lepas dari ketololan diri yang bebal. Kalau kita masih sok jago mengaku diri kita hebat atau produk kita hebat, itu adalah indikasi sebuah sikap yang menunjukan bahwa kita masih menjadi jamaah sekte ketololan kolektif yang perlu dibunuh.
Bermainlah dengan bijaksana dan gunakan pihak lain untuk mengatakan kelebihan kita, biarkan orang lain dalam sekte itu menikmati kehebatannya, dan segera lepaskan diri kita dari belenggu itu.
Previous
Next Post »