BULLSHIT FROM TEXAS & VOLCANIC STONE FROM TOBA


tulisan ini sudah diterbitkan di harian waspada medan pada tanggal 05 januari 2009 di halaman bisnis dan teknologi

TAHUN baru membawa tantangan baru. Sialnya, manusia diciptakan dengan daya ingat yang terbatas. Kita semua mudah melupakan apapun yang pernah kita lalui, nikmati dan kita janjikan.
Karena daya ingat yang terbatas itulah kemudian tercipta berbagai teknologi untuk menyimpan hal-hal yang mesti dikenang dan diingat. Ada foto, ada video, dan berbagai perkakas lainnya seperti souvenir.
Souvenir bisa membangkitkan kenangan akan sesuatu yang berhubungan dengannya, baik tempat, acara, orang, atau waktu yang istimewa. Perjalanan akhir tahun saya mengelilingi Danau Toba mengingatkan saya jika ternyata kita tidak memiliki banyak variasi souvenir yang bisa mengingatkan pangunjung akan keindahan Danau Toba yang kita cintai.
Memang ada berbagai jenis Ulos, T-Shirt, gantungan kunci dan berbagai souvenir yang persis sama dengan yang dijual di berbagai lokasi wisata seantero nusantara.
Timbul pertanyaan sederhana, apakah Danau Toba tidak memiliki produk souvenir yang khas? T-Shirt ada di semua lokasi wisata, gantungan kunci dan lainnya juga selalu ada. Apakah Danau Toba tidak bisa seperti Kota Medan yang memiliki Bika Ambon? Seperti Padang dengan Kerupuk Sanjai? Seperti Kota Banda Aceh dengan Kopi Ule Karengnya? Bukankah souvenir juga merupakan media promosi yang potensial?
Semoga tulisan mengenai souvenir ini bisa dimanfaatkan oleh mereka-mereka yang sedang berupaya mempromosikan diri, bisnis atau daerahnya.

Refleksi
Sebuah souvenir harus bercerita tentang objek yang dimaksud. Kehadiran Objek harus terwakili oleh sebuah souvenir yang kecil dan bisa dibawa pulang itu.
Harus ada studi yang mendalam tentang objek --Dalam hal ini Danau Toba--. Sisi Danau Toba yang mana yang harus ditonjolkan. Apakah bagian budayanya? Wisata Alam? sejarah? Atau yang lainnya.
Budaya di Sekitar Danau Toba berangkat dari beberapa kelompok yang berbeda-beda, ada Simalungun, Toba, Karo, Dairi dan sebagainya. Jelas akan sedikit sulit menciptakan sesuatu yang bisa merefleksikan beberapa alternatif diatas. Belum lagi kegiatan dan produk kebudayaan adat yang tidak cukup banyak bisa dilihat oleh pengunjung.
Sejarah? Jelas sekali sejarah yang bisa digali masih terbatas ditataran akademik dan orang-orang tertentu dan Belem Sangay tersosialisasikan.
Suasana alam? Jelas itu salah satu kelebihan Danau Toba, tetapi bagaimana mengemasnya dalam sebuah souvenir yang istimewa? Sesuatu yang tidak biasa, sebiasa T’shirt, kartu pos dan gantungan kunci.

Volcanic Lake
Para ahli geologi mengakui bahwa Danau Toba adalah danau vuklanik terbesar di dunia. Sebuah danau alam yang tercipta karena proses vulkanis. Betapa besar ledakan-ledakan Gunung Toba yang terjadi sampai konon pernah menggelapkan sepertiga permukaan bumi ini selama beberapa tahun. Konon sebagian tanah yang ada di India dan Filipina adalah tanah yang terlempar dari Gunung Toba ini.
Melihat Danau Toba kini, bisa dengan jelas kita bayangkan seberapa besar Gunung Toba kala itu. Semua orang yang pertama kali melihatnya pasti akan merasakan ketakjuban yang luar biasa. Sisa-sisa aktifitas vulkanis masih terasa hingga saat ini. Bentuk patahan sisi pulau Sumatera dan bentuk Pulau samosir seperti sebuah landskap yang tidak terputus membentuk sebuah julangan gunung raksasa yang kokoh dan anggun.
Proses terciptanya Danau Toba secara keilmuan jelas memiliki satu versi yang sama. Memang ada juga kisah rakyat yang cukup legendaris tentang terciptanya Danau Toba ini. Tetapi secara geologi, semua pihak sepakat akan hal ini.
Sebelum saya lanjutkan untuk pengemasan souvenir yang cocok dengan proses terciptanya Danau Toba secara vulkanik, berikut ada certia menarik dari Texas;

Bullshit From Texas
Bullshit secara harfiah adalah –maaf—kotoran sapi. Lalu kata itu digunakan sebagai ungkapan yang menggambarkan sesuatu yang bohong, omong kosong dan tidak mungkin. Orang-orang Texas di daratan Amerika sana, sering menggunakan kata itu untuk mengekspreskan sesuatu yang dianggap bohong, omong kosong dan mustahil.
Karena perkembangan jaman, akhirnya istilah bullshit, orang tidak lagi dikaitkan dengan barang aslinya, tetapi orang langsung berfikir makna bahasa dengan pengertian yang lain; sesuatu yang bohong, omong kosong dan tidak mungkin. Mudahnya mungkin sama seperti orang Indonesia kini mendengar kata “KIJANG”. Orang mengasosiasikan kata ‘Kijang’ tidak lagi sebagai nama binatang, tetapi sebagai penyebutan sebuah mobil keluarga.
Saat saya belajar dulu, ada seorang dosen pemasaran yang pulang dari Amerika dan menunjukkan sebuahsouvenir berupa pemberat kertas dari bahan akrilik. Saya masih ingat saat dia menunjukkan kepada kami sambil mengatakan bahwa ini adalah bullshit dari Teksas –juga tertulis di akrilik tersebut--.
Kelas kami menjadi heboh dan ramai dengan tawa karena mendengar kata itu. Kami pikir bagaimana bisa kebohongan bisa dikemas. Lalu kami tertawa lebih keras ketika kami mendengar bahwa harganya sekitar seratus lima puluh ribu rupiah.
Tetapi kami menjadi terdiam ketika kami melihat dari dekat bahwa dibalik tulisan Texas Bullshit yang tertempel disouvenir itu terlihat dengan jelas ada kotoran sapi yang terbungkus rapat didalam pemberat kertas berbahan akrilik tersebut. Kami terkaget dan memikirkan kegilaan orang Texas yang menjual kepopuleran istilah Bullshit menjadi souvenir yang menghasilkan secara ekonomi. Souvenir itu mengingatkan kami kepada penggembaraan cow boy dan peternakan sapi di Texas dan popularitas kata Bullshit itu sendiri.
Bagi anda yang ingin melihat souvenir dengan bentuk pemberat kertas dengan isi kotoran sapi ini silahkan klik http://flickr.com/photos/groov3/52032525/
Saya hanya membayangkan jika bebatuan gunung yang ada di Pulau Samosir bisa dikemas seperti souvenir dari Texas itu, mungkin akan menjadi menarik. Seperti orang-orang yang suka membawa serpihan Tembok Berlin, membawa pulang air Zam-Zam atau membawa pulang Bunga Edelwies.
Hanya dibutuhkan kemasan dan penjelas bahwa ini adalah batu vulkanik dari ribuan tahun yang lalu dalam proses penciptaan Danau Toba. Selamat mencoba.
Previous
Next Post »