Clubbing Untuk Jaringan Bisnis

tulisan ini sudah diterbitkan di harian waspada, pada tanggal 23 Februari 2009. di halaman bisnis dan teknologi.

Tak kenal maka tak sayang
Tak sayang maka tak cinta


SAYA meminjam istilah orang-orang jaman sekarang yang senang berkumpul dengan kawan-kawannya “Clubbing”. Sebuah aksi sosialisasi yang bukan kultur baru, kultur tua sepanjang sejarah manusia karena manusia adalah mahluk sosial.
Dalam cara pandang bisnis, berkumpul dengan orang-orang adalah cara paling sederhana dan masih sangat manjur untuk membangun jaringan bisnis. Dengan banyak jaringan, urusan bisnis bisa jauh lebih mudah, dari mencari bahan baku, permodalan, pemasaran, ide-ide kreatif dan masih banyak lagi yang bisa didapat dari Jaringan tersebut.
Tentu saja, potensi-potensi tersebut tidak bisa dipanen, jika kita tidak menanamkan benih perkawanan sejak awal. Tentu saja benih itu harus dirawat hingga hasil panennya nanti akan lebih baik dan lebih besar. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, kalau sudah cinta, selanjutnya terserah anda...

Bergaul
Selain memenuhi kebutuhan sosial kita, bergaul jelas merupakan pintu gerbang utama utuk mengakses lingkungan bisnis. Mustahil akses dukungan bisnis terbuka tanpa pergaulan. Artinya, pergaulan adalah kunci penting untuk keperluan bisnis apapun.
Semakin luas pergaulan, semakin besar pintu-pintu rejeki terbuka. Bukan sekadar rejeki finansial saja, tetapi juga terbukanya pintu rejeki-rejeki lainnya semisal dukungan moral, kreasi ide-ide bisnis dan jaringan pemasaran.
Pergaulan tidak saja bisa dilakukan secara fisik, tetapi bisa juga dilakukan melalui alam maya semisal internet. Lihatlah fenomena face book yang menjadi media pergaulan alam maya yang sangat luar biasa.

Kelompok pergaulan
Terlepas dari tata nilai, baik dan buruknya sebuah kelompok, semua orang pasti selalu ada manfaatnya. Siapapun itu. Saya yakin sidang pembaca sepakat dan tidak perlu saya bahas lebih dalam mengenai hal ini.
Kembali kepada luas dan sempitnya pintu rejeki, tergantung seberapa luar pergaulan itu sendiri. Untuk itu, cobalah untuk bisa bergaul kesemua kelompok, sebanyak-banyaknya.
Begaul melalui kelompok-kelompok yang sudah ada jauh lebih mudah karena dengan waktu yang lebih singkat kita bisa dikenal dan mengenal anggota kelompok tersenbut.
Masing-masing kelompok itu memiliki ciri khas tersendiri yang akan memberikan manfaat yang berbeda-beda pula. Jadi semakin banyak kelompok yang kita kunjungi, semakin banyak potensi kebaikan akan menjadi milik kita.
Jika pada akhirnya, semesta akan membawa kita kepada kelompok-kelompok yang cocok dengan karakter kita, tetapi perkara bisnis haruslah dibedakan dengan perkara selera. Bisa jadi kita tidak cocok dan merasa sreg dengan satu kempok, tetapi jika kelompok itu berpotensi memberikan keuntungan bisnis, tentu kita tidak boleh mengabaikannya.

Memasuki kelompok pergaulan
Biasanya semua kelompok memiliki aturan tidak tertulis bahwa yang layak masuk adalah anggotanya saja yang memiliki kesamaan sesuai dengan kultur dan keyakinan anggota kelompok tersebut. Tetapi bukan berarti orang lain tidak bisa memasukinya.
Menggunakan referensi dari anggota kelompok biasanya akan memudahkan proses diterimanya anda dalam kelompok tersebut. Kenali salah satu anggota kelompok dan ajak dia memperkenalan anda kepada kelompoknya. Itu saja...!
Mengenai bagaimana anda diterima atau tidak dalam kelompok tersebut, pada akhirnya sangat ditentukan oleh sikap anda sendiri. sebagaimana baik anda memahami aturan pergaulan di lingkungan tersebut. Tentu saja tata krama, sopan santun dan keingian bersahabat menjadi penentu sukses anda memasuki sebuah kelompok baru.
Dalam banyak kasus, justru anggota kelompoklah yang suka mempromosikan kelompoknya dan berusaja mengajak anda bergabung dengan mereka. Itu jauh lebih mudah. Kelompok seperti ini biasanya adalah kelompok yang terbuka dan akan menerima orang-orang baru yang seide dengan mereka.
Untuk bisa masuk dalam kelompok baru dan bisa memanfaatkannya jelas kita harus bisa bertoleransi dengan persyaratan-persyaratan kelompok tersebut. Ikuti saja dan jika saatnya tiba, silahkan buka pintu manfaatnya.

Memanfaatkan
Memanfaatkan anggota sebuah kelompok untuk kepentingan anda bermula dari seberapa kenal anda atas mereka dan seberapa kenal mereka terhadap anda. Artinya syarat pertamanya adalah keterbukaan. Hilangkan gengsi anda untuk memperkenalkan diri anda.
Perkenalkan diri anda bersama dengan bisnis atau produk anda. Biarkan mereka mengenal anda sekaligus mengenal latarbelakang bisnis anda. Orang kebanyakan akan merasa segan dan baru akan memberitahukan bisnis anda setelah beberapa kali pertemuan. Jelas itu membuang waktu. Tentu saja hindarkan sikap promosi produk anda dengan berlebihan pada awal perkenalan. Cukup sebutkan nama anda dan apa bisnis anda. Nanti secara perlahan dan pasti, anda akan punya kesempatan untuk memperkenalkan secara detail tentang bisnis dan produk anda. Tunggu saja.
Senjata yang tidak boleh dilupakan adalah kartu nama. Jangan pernah lupa untuk selalu membawa kartu nama, itu adalah perangkat penting untuk membuat orang-orang yang baru anda kenal mengingat anda dan memiliki alamat dan nomor untuk menghubungi anda.
Banyak orang yang menerima kartunama tetapi hanya menimpannya saja tanpa mengupdate di telepon gengganmnya. Karena itu, meminta nomor dan sekaligus menyimpannya di depan orang tersebut akan jauh lebih efektif.
Usahakan anda tampil dengan gaya yang sesuai dengan produk atau bisnis anda. Pakailah atribut-atribut yang memudahkan orang lain mengenal anda sekaligus mengenal bisnis anda. Kenakan baju, jam, perhiasan atau pernik-pernik lain yang selaras dengan bisnis anda. Anda pasti akan mudah mengenal fotographer yang mengenakan t-shirt dengan tulisan atau gambar yang berhubungan dengan kamera, foto atau dunia fotografi.
Setelah bisa memasuki sebuah kelompok, kembangkan kemampuan komunikasi dan kemampuan teknik menjual yang anda miliki. Jangan pernah lupa mereka adalah manusia yang harus ditangani dengan manusiawi.
Pada akhirnya anda akan merasakan manfaat yang besar dari clubbing. Tapi ingat, pergaulan pasti berbiaya dan itu adalah umpan yang harus direlakan terbuang atau tertelan mangsa yang akan anda mangsa.
Previous
Next Post »