Katakan dengan lagu

tulisan ini sudah diterbitkan di harian waspada, pada tgl 25 januari 2010, pada halaman ekonomi dan bisnis

KEBANYAKAN dari kita memiliki catatan khusus yang direkamkan dalam sebuah lagu. Biasanya karena momen itu terjadi bersamaan dengan populernya lagu itu atau kita merasa bahwa momen tersebut cocok dengan lagu tertentu yang kita kenal.

Lagu-lagu yang kita sukai itu bisa saja menyimpan kenangan akan seseorang, moment tertentu atau lokasi tertentu. Bisa saja dengan berjalannya waktu kita terlupa akan kenangan itu, tetapi sesekali kita mendengar lagu itu, ingatan kita akan terbawa melambung mengingat kembali kejadian-kejadian seperti yang kita rekamkan di lagu itu.

Semua kenangan yang tersimpan dalam lagu-lagu biasanya sangat pribadi dan mencokol amat kuat dalam ingatan seseorang. Lagu itu menjadi jangkar emosi yang sangat kuat menghujam batin perasaan seseorang.

Sekarang saya ingin memberikan contoh seperti teks lirik lagu berikut ini. Judulnya Jangan Menyerah yang dibawakan oleh d’Masiv

Tak ada manusia, Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali, Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah, Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini, Tak ada artinya lagi
Syukuri apa yang ada, Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini, Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia, Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali, Segala yang telah terjadi
Tuhan pasti kan menunjukkan, Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar, Dan tak kenal Putus asa
Jangan menyerah....

Bagi sebagian dari kita, lagu ini menyimpan catatan pribadi yang amat dalam. Ada yang menjadikannya motivasi untuk berbuat lebih baik, untuk tetap tabah dan kuat dan banyak lagi alasan sesuai fenomena masing-masing. Bagaimana dengan anda?

Theme song
Karena kekuatan daya rekam yang luar biasa dari sebuah lagu, maka tidak salah jika hampir semua film menggunakan lagu untuk soundtrack-nya. Lagu-lagu itu di pilih sesuai dengan tema dari film tersebut. Yang lebih menarik adalah bahwa lagu-lagu tema tersebut justru dijadikan alat promosi yang lebih efektif. Tidak jarang malah justru lagunya tersebut yang membuat film itu menjadi lebih dikenal dan laku dipasaran.

Sebutlah lagu Gita Cinta dari SMA, Laskar Pelangi, Prety Woman, Die Another day, donna-donna dan seterusnya.

Soundtrack ini juga di aplikasikan dalam iklan-iklan komersial. Bahkan kota Jogja menjadikan lagu karya KLA Project dengan judul nama kota itu sebagai lagu resmi kota itu. Konon, lagu Anak Medan yang dibawakan oleh Trio Lamtama, adalah lagu yang paling popular dinyanyikan oleh orang-orang yang ada di perantauan.

Bagi penggila bola, terutama fans beratnya club Liverpool, pasti hapal dengan lagu You’ll Never Walk Alone, lagu wajib pendukung club habat ini. Dalam hal ini, mungkin saya bayangkan lagu theme song ini seperti lagu hymne pada jaman dahulu.

Mengapa lagu
Mendengarkan lagu tidak memerlukan konsentrasi seperti melihat televisi. Bisa dilakukan sambil mengerjakan hal-hal lain. Tapi tanpa terasa, lagu tersebut tercatat dalam pikiran bawah sadar kita.

Lagu dan nyanyian adalah bahasa termudah untuk memasuki alam perasaan seseorang sejak jaman dahulu. Dalam pewayangan, semua aksi biasanya dimulai dengan lagu. Dalam pengajaran agama oleh pawa wali juga banyak yang menggunakan lagu. Bahkan oleh beberapa agama besar, lagu adalah media doa yang sangat efektif.

Irama lagu dan liriknya akan serta merta mengarahkan emosi pendengarnya. Seseorang bisa mendadak ceria, sedih atau bahkan marah begitu mendengarkan sebuah lagu. Dengan lagu, kita bisa masuk suasana Ramadan, suasana Natal, suasana valentine dan suasana Kemerdekaan.

Karena itulah, lagu bisa dimanfaatkan sebagai media promosi yang efektif. Kita bisa mengarahkan perasaan pelanggan kepada suasana yang kita kehendaki.

Memanfaatkan lagu
Tidak salah jika di gerai anda dipasang perlengkapan sound system untuk memutarkan lagu-lagu. Tentu saja lagu-lagu yang diputarkan diseleksi terlebih dahulu sesuai tema suasana dan layanan di gerai anda tersebut. Pilih lagu-lagu yang sesuai dengan gaya dan model layanan anda. Para pelanggan dan pembeli akan merasa nyaman dan tenang dengan lagu-lagu tersebut. Konon bahkan lagu-lagu dalam irama tertentu bisa mengurangi tingkat keluhan pelanggan. Karena mereka seperti terhipnotis untuk ikut senang seperti irama lagu tersebut.

Konon di kota tertentu, hanya angkot yang memutar lagu-lagu saja yang laku dan dipilih oleh penumpangnya. Bahkan perang sound system di angkot tersebut terjadi dengan serius. Hanya mobil angkot dengan suara soundsystem terbaik yang akan dipilih oleh para calon penumpang.

Tidak saja lagu-lagu tersebut menjadi sarana hiburan, tetapi juga bakal menjadi ‘pengingat’ bagi pelanggan akan keberadaan gerai anda. Jika mereka merasa senang, mereka akan merekamnya dalam alam bawah sadar melalui lagu tersebut. Biarkan lagu itu menjadi jembatan pengingat bagi para pelanggan anda.

Dalam bentuk lain, anda bisa memilih lagu-lagu yang khas bagi aktifitas promosi anda. Pertemuan dealer, pertemuan penjualan atau lounching sebuah produk, akan menjadi semarak dan bagus jika disertai dengan lagu-lagu yang setema dengan acara tersebut.

Lagu-lagu juga cukup efektif untuk memotivasi para pegawai di lini manapun, baik di bagian produksi, bagian administrasi hingga bagian penjualan. Tentu saja lagu-lagu tertentu, bukan lagu-lagu yang melo dan berkisah kegagalan yang penuh tangisan.

Yang terakhir, saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mengucapkan terimakasih untuk Romo Toto dan kawan-kawan dari Tapak tuan yang sudah berbagi lagu-lagu kehidupannya kepada saya. Terimakasih untuk bisa lebih mengenal lebih dalam melalui lagu-lagu kalian. Seperti lirik lagu Sahabat Kecil-nya Ipang berikut ini;

Bersamamu ku habiskan waktu, Senang bisa mengenal dirimu
Rasanya semua begitu sempurna, Sayang untuk mengakhirinya
Melawan keterbatasan, Walau sedikit kemungkinan
Tak akan menyerah untuk hadapi, Hingga sedih tak mau datang lagi



Konsultasi dan Pelatihan; tj@cahyopramono.com




Bookmark and Share

Previous
Next Post »