Golden Time BERAPA usia anda saat ini? Sukses apa yang anda rayakan saat ini?



DAUR hidup manusia secara alamiah persis seperti terbitnya matahai pagi, menjadi kuat pada siang, lembut bercahaya pada sore dan temaram hingga padam terbenam pada malam hari. Kita terbentuk dalam rahim ibu dengan sebutan janin, lalu dilahirkan ke bumi menjadi bayi, tumbuh menjadi anak-anak, remaja, dewasa, tua dan akhirnya mati.
           Setiap tahap perkembangannya memiliki karakter dan keadaan khusus. Dari tahapan itu saya melihat bahwa kebanyakan orang Indonesia menjadi sangat produktif pada usia tertentu. Inilah yang saya sebut sebagai waktu emas – golden time--.
           Disebut waktu yang istimewa karena disanalah puncak vitalitas seseorang. Semua prestasi, semangat hidup, energi dan pikiran sedang dalam kondisi yang sangat prima. Sebelum pada akhirnya masa itu berubah menjadi masa menjelang tua yang keadaannya sangat berbeda.
           Pertanyaan berikutnya adalah “Posisi dan kemenangan apa yang akan dirayakan pada posisi emas itu?” apakah kejayaan karir pekerjaan?, karir politik? Atau karir dan kemuliaan bisnis?
           Saya menulis pengamatan saya ini dengan harapan bisa dijadikan referensi bagi mereka yang belum kehilangan masa emasnya. Untuk mereka yang sudah melawatinya, minimal bisa mengantisipasinya serta memastikan generasi berikutnya tidak berbuat bodoh dengan tidak menghormati waktu.
           Saya menghormati jalur apapun yang anda pilih untuk berprestasi di dunia yang sebentar ini. Tetapi dengan keyakinan bahwa kemiskinan adalah dosa dan kejahatan yang sebenar-benarnya, saya lebih menyarankan anda untuk tumbuh dan berkembang sebagai wirausahawan.
           Dan untuk menjadi pengusaha sukses, ada baiknya jika sudah dimulai sejak dini.

Usia 15 sd 27 tahun
           Memperkenalkan mekanisme uang bekerja dan bekerja untuk mendapatkan uang sangat bagus jika dimulai sejak anak-anak. Berikan mereka referensi bahwa uang tidak seperti hujan yang begitu saja turun dari langit.
Pahamkan kepada mereka bahwa manusia perlu mengerjakan sesuatu untuk mendapatkan uang. Jelaskan bahwa keajaiban kartu plastik yang di sebut ATM tak akan terjadi jika tidak ada uang yang disetor terlebih dahulu ke bank. Jelaskan bahwa kartu plastik yang disebut kartu kredit adalah beban yang harus disikapi dengan bijaksana.
Perkenalkan kepada mereka bahwa keindahan gengsi dan kemewahan adahal hak mereka ketika mereka mengusahakannya dengan benar dan bersungguh. Jelaskan kepada mereka bahwa semua kemewahan yang mereka rasakan adalah hak orang tua-nya yang sudah susah payah mencarinya. Dan mereka harus tahu prosesnya.
Memasuki usia 15 tahun, mulailah dipraktekkan konsep-konsep transaksi. Tawar-menawar, membeli, menawar dan menjualnya kembali. Paham menghitung modal dan harga jual. Hingga mereka nanti berusia 20 tahun, mereka akan semakin paham bagaimana bisnis berlaku.
Pada tahapan itu, tak usahlah berharap mereka akan menjadi kaya raya. Yang penting mereka memahami dan merasakan bagaimana menjadi pengusaha dan berbisnis. Jikapun mereka bangkrut, biarkan saja. Pada tahap inilah mereka harus didera untuk merasakan berbagai kegagalan dan pahitnya kehidupan. Percayalah, semua derita itu justru akan memperkuat mereka.
Bimbing meraka untuk bangkit kembali dari kegagalan dengan memahami kekurangan dan semua hambatannya. Bangkitkan semangat mereka dengan impian-impian yang positif. Dampingi meraka untuk mempersiapkan bisis selanjutnya yang lebih hebat pada usia 20 hingga 27 tahun.
Pada usia 20 hingga 27 tahun, aplikasikan pengalaman mereka pada usia sebelumnya. Ijinkan mereka memasuki tahap bisnis yang lebih serius. Kasih kesempatan mereka bertaruh dengan kesungguhan dan semua potensinya. Pada tahap inilah mereka memantapkan kompetensi, kepercayaan diri dan memupuk pengalaman.
Ingat, mereka adalah anak muda yang nekat dan tidak banyak pertimbangan. Biarkan darah bisnis mengalir dalam dirinya.

Usia 27 s/d 38 tahun
           Jika pelajaran bisnis yang baik sudah dialami seseorang sejak anak-anak atau remaja, niscaya rentang usia ini adalah usia keemasannya. Dibatas usia inilah seseorang sedang memiliki potensi terbaik dari dalam dirinya. Semua energi dan vitalitasnya sedang berada diorbit terbaik.
           Yang lebih perlu dibantu pada usia ini adalah membangun jaringan yang lebih luas dan lebih besar. Mereka sudah mulai lebih memahami makna bertanggungjawab dan realistis walau semangat muda-nya masih menggelora.   
           Dibatas antara 30 dan 38 tahun, mereka sudah mulai melirik nilai-nilai non karir. Mereka sudah mulai bermain ke zona tanggungjawab keluarga. Mereka adalah buah yang matang.
           Berhati-hatilah pada usia 27 hingga 30, disana mereka sangat mungkin tergoda oleh kemegahan sukses. Dengan potensi yang sangat besar, mereka bisa mengalami gangguan preferensi. Kasus-kasus kontra produktif seperti mengerjakan hal lain selain bisnis utamanya terjadi diusia ini. Jika tidak terbina dengan baik, mereka akan menyesal pada akhirnya.

Usia 38 s/d 45 tahun
           Disinilah posisi titik balik. Posisi ini tempat mereka semakin mantap berbisnis mengembangkan lebih mantap lagi atau mereka hanya bisa mempertahankan atau malah membiarkan bisnisnya turun perlahan ke titik nadir seiring potensi dirinya yang semakin redup.
           Ada yang bilang, “hidup di mulai pada usia 40” benar adanya. Kehidupan usia tersebut akan mengarahkan seseorang kepada zona “kedewasaan yang matang”.

Memulai bisnis ketika sudah tua
           Jangan panik dulu jika anda baru berniat membangun bisnis ketika anda sudah tua. Bukan salah siapapun jika kehidupan anda tidak tertata menjadi pengusaha sejak anda berusia muda. Tidak ada kata terlambat.
           Yang anda perlukan hanyalah semangat dan pemikiran seperti anak muda. Anda perlu nekat dan segera melakukannya. Tentu saja potensi jatuh akan terasa lebih menyakitkan bagi orang setua anda, tetapi kejatuhan itu sangat perlu untuk menjadikan anda seorang master.
           Kurangi kebanyakan menimbang dan berfikir. Rejeki seringkali tidak logis. Persis seperti keuangan anda selama ini. Jujurlah, jika dihitung-hitung, pasti tidak akan mampu anda membiayai kehidupan anda. Disana anda akan yakin bahwa ada Tuhan yang akan memberikan berkahnya bagi siapa saja yang percaya.

           Konsultasi & Pelatihan; tj@cahyopramono.com


tulisan ini sudah diterbitkan di harian waspada medan, tanggal 25 juli 2011. pada halaman bisnis dan teknologi.
Previous
Next Post »