TULALIT (nomor telepon untuk bisnis)

Tulisan ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis, tanggal 7 juli 2014, di halaman 7.

silahkan mengcopy asal anda harus menyebut sumber dan link blog ini, terimakasih.




  DI dunia yang semakin menglobal, nomor telepon adalah nama anda dalam bentuk lain. Dalam hal ini, nomor telepon adalah merek atau wajah anda dalam bentuk angka yang merefleksikan diri dan perusahaan anda.

Saat ini, telepon adalah salah satu cara yang paling efisien untuk saling terhubung. Jarak dan waktu bisa menjadi penghambat produktifitas. Karenanya telepon tercipta sebagai penghubung yang meniadakan hambatan jarak dan waktu.

Sayangnya sebagian dari kita menganggap nomor telepon adalah hal yang remeh. Padahal ini point penting sebagai pintu koneksi dengan pihak luar, baik pembeli maupun pemasok. Ketika kita memberikan nomor telepon kepada calon pembeli/pelanggan yang potensial, tidak semuanya akan menghasilkan bisnis pada saat yang segera. Bisa jadi pesanan/order terjadi beberapa bulan atau tahun berikutnya. Bayangkan jika anda mengganti nomor telepon tanpa pemberitahuan kepada semua pihak, maka para pemesan akan kecewa, karena bukan suara anda yang mereka dengar, tetapi bunyi TULALIT yang akan mereka dapatkan.

Bunyi Tulalit tadi adalah tanda kerugian anda! Artinya, mulai sekarang, berfikirlah lebih bijak jika berencana mengganti nomor telepon anda.

Memilih nomor cantik
Sekarang, yang menjadi pemikiran adalah, apakah nomor telepon anda sudah cukup cantik? Yang saya maksud dengan cantik bukanlah sekadar indah dipandang, tetapi mudah disebutkan dan mudah diingat. Karena, bertukar nomor telepon sering kali terjadi dengan cara menyebutkannya.

Semakin mudah nomor telepon anda disebutkan, semakin mudah diingat, jadi para pemberi order anda akan mudah menghubungi nomor telepon anda. Harap diperhatikan, bahwa tidak semua orang memiliki kemampuan daya ingat yang baik atas angka dan nama. Apalagi jika nomor itu lebih dari 7 angka.

Menguji apakah nomor anda adalah nomor cantik, coba saja sebutkan secara lisan kepada beberapa orang. Lalu suruh mereka mengulang menyebutkan nomor anda. Jika mereka bisa menyebutkannya dengan lancar, berarti nomor anda termasuk nomor cantik.

Sekadar untuk referensi, yang pertama, nomor cantik biasanya pendek. Kemudian, nomor itu akan mudah diingat karena ada irama dalam penyebutannya. Nomor cantik tersusun seperti pantun, misalnya AA-BB (misal, 11-22), AB-AC (misal 12-13), ABCD (misal 1234) atau AB-AB (misal 12-12).

Jika ada nomor hp 0888888888, itu hanya telihat cantik, tapi sulit menyebutkannya! Berapa jumlah angka 8-nya? Sulit bukan? Lalu, untuk menyebutkan nomor yang lebih dari 7 digit idealnya gunakan potongan-potongan yang memudahkan, jika nomor anda misalnya adalah 081935732890, maka sebutlah dengan potongan 0819/3573/2890

Kaidah yang sama juga berlaku untuk aplikasi PIN BB. Penggunaan tanda-tanda non alphabet yang terliihat cantik sebenarnya menyulitkan. Tanda seperti “&^%$#Nama” menyulitkan orang lain mencari nama anda. Kesulitan mencari nama anda adalah hambatan untuk rejeki yang akan mendatangi anda.

Telepon = pintu uang
Ingat, telepon seharunya menjadi sumber pemasukan untuk menerima order, bukan menjadi penambah beban pulsa. Sebagian dari kita menjadi korban iklan paket hemat operator telepon yang menjanjikan gratis bicara hingga mulut dower atau gratis sms hingga jempol bengkak. Sekali-kali jangan tergoda lalu merubah nomor anda. Jika tidak bisa tahan, boleh saja anda menambah nomor lain yang paketnya lebih hemat untuk bertelepon.

Jika kini pengeluaran pulsa anda lebih besar daripada pemasukan yang anda terima. Mungkin ini waktu anda harus berfikir ulang, apalah guna anda memiliki telepon.

               Konsultasi; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »

1 comments:

Write comments
Nomor Cantik
AUTHOR
July 9, 2014 at 7:57 PM delete

makasi boz untuk info nya.

Reply
avatar