SaveAisyah resmi dibubarkan


Berita Acara Penyelesaian Pendampingan terhadap Aisyah Pulungan

SaveAisyah dengan ini menyatakan membubarkan diri. Pembubaran ini dilakukan setelah menyelesaikan dan menyerahkan semua bantuan dan pendapingan terhadap Aisyah Pulungan.


Adapun yang sudah dikerjakan oleh tim SaveAisyah adalah;
1.      Mendampingi Aisyah dan M. Nawawi Pulungan pada periode awal di rumah sakit.
2.      Mengobservasi secara psikologis atas situasi yang dihadapi Aisyah dan M. Nawawi Pulungan
3.      Mengumpulkan dukungan publik sampai dengan dibukanya rekening pribadi atas nama M. Nawawi Pulungan di Bank Sumut Syariah.
4.      Mengawal dan berkoordinasi dengan pihak Pemko Medan dan semua instansi terkait dalam hal;
a.      Legalitas kependudukan
b.      Sekolah Aisyah
c.      Pengobatan dan perawatan Aisyah dan Nawawi Pulungan
d.      Mendapatkan rumah tinggal
5.      Atas permintaan pihak donor, prioritas bantuan ditujukan untuk ;
a.      Tempat Tinggal
b.      Sekolah Aisyah (sudah dibayarkan hingga Aisyah lulus SD, lengkap dengan seragam dan buku paketnya).
c.      Jaminan lanjutan sekolah Aisyah (termasuk polis asuransi pendidikan hingga Aisyah berusia 25 tahun).
d.      Pengobatan Aisyah
e.      Usaha lanjutan.
6.     Rumah untuk tinggal dengan isinya sudah ditiinggali oleh M. Nawawi Pulungan dan Aisyah.
7.   Daftar pembelian perlengkapan rumah adalah berupa barang-barang yang tidak mendapat sponsor dari donor. (terlampir).
8.      Mengingat konsep ekonomi lanjutan yang diyakini oleh pihak M. Nawawi Pulungan berbeda dengan keyakinan Tim SaveAisyah, akhirnya diputuskan semua dana yang tidak terpakai diberikan dalam bentuk tunai.
9.      Penyelesaian pekerjaan pendampingan ini dilakukan dengan keyakinan Penuh dari M. Nawawi Pulungan bahwa dirinya sudah bisa mandiri.

Atas nama semua tim SaveAisyah, kami berterimakasih atas semua dukungan yang diberikan dan memohon maaf kepada Aisyah dan M. Nawawi Pulungan atas semua keterbatasan dan kesalahan yang ada.

Medan, 12 Agustus 2014
Atas nama Tim SaveAisyah                   Diketahui oleh




CahyoPramono                                       M. Nawawi Pulungan

surat penyerahan dan pernyataan pembubaran SaveAisyah

Bersama nawawi dan Aisyah, "Pak Kita foto macam sama pejabat-pejabat itu ya" he he he..., "didepan rumah saja pak" sekaligus saya juga ingin menunjukkan kepada para donatur rumah yang akhirnya ditambah 1 kamar oleh nawawi dan mobil bak terbuka yang dibeli oleh nawawi untuk usahanya.

sayang hari ini Aisyah tidak sekolah, hanya karena baju-nya belum ada yang disetrika. (masih menyesuaikan dengan pembantu, belum ada yang cocok dan pas dengan selera Nawawi.)


Perlu kami sampaikan bahwa dana yang terkumpul melalui rekening Cahyo Pramono tercatat senilai Rp. 121.198.719,93,- (seratus dua puluh satu juta seratus sembilan puluh delapan ribu tujuh ratus sembilanbelas rupiah, sembilan puluh tiga sen).
keseluruh dana tersebut kami berikan langsung kepada Aisyah Melalui Ayahnya.

Dana yang terkumpul melalui jaringan Sdr. Zulfahmi Fithri adalah senilai Rp. 104.910.392,- (seratus empat juta sembilan ratus sepuluh ribu tiga ratus sembilan puluh dua rupiah).
dana tersebut digunakan untuk keperluan kebutuhan aisyah, sekolah, asuransi dan renovasi rumah serta pembelian kelengkapan rumah yang tidak mendapat dukungan dari sponsor/donatur.
setelah semua transaksi, masih tersisa Rp. 718.392,- (tujuh ratus delapan belas ribu tiga ratus sembilan puluh dua rupiah) dan sisa tersebut diberikan secara tunai kepada Nawawi Pulungan.

Melalui kesempatan ini, kami menyampaikan rasa terimakasih yang sedalam-dalamnya atas seluruh dukungan yang diberikan kepada Tim SavaAisyah dan kepada Aisyah serta Ayahnya.

Terimakasih kepada seluruh donatur dimanapun anda berada, dari pelosok timur Indonesia, hingga ujung barat di Banda Aceh. termasuk yang dari Amerika, Jerman, Australia, Hongkong, Malaysia dan dari berbagai daerah yang tidak bisa saya sebut satu persatu.

Terimakasih kepada 
1. Bapak Zulmi Eldin, Walikota Medan dan seluruh jajarannya yang sudah memberikan dukungan luar biasa, dalam pengobatan ayah aisyah, tempat tinggal, sekolah pertama aisyah dan legalitas kependudukan ayah asiyah.
2. kepada seluruh donatur yang tidak bisa saya sebut satu persatu.
3. Kepada tim SaveAisyah dan Tim Peduli Asyah yang merupakan kesatuan koordinasi (seluruh jajaran pemerintahan kota medan dan provinsi sumatera utara).
4. Kepada direktur Rumah Sakit Pirgadi dan jajarannya yang berkenan memberikan pelayanan kesehatan hingga selesai.
5. Kepada jajaran Media yang terus memberitakan perkembangan pekerjaan mendampingi Aisyah.
6. Kepada seluruh pihak yang tidak bisa kami sebut satu persatu.

dengan dibubarkannya SaveAisyah, tim ini akan membentuk sebuah yayasan dengan nama Yayasan Tangan Kanan, sebagai perwujudan komitmen untuk memberikan tangan kepada Aisyah-aisyah yang lainnya, seperti;
1. Kakak adik Sarah dan Rama yang yatim di Langkat.
2. Bayi dari ibu belia yang merupakan Korban pemerkosaan di Pangkalan  Susu.
3. Bayi sumbing yang dibuang di Kabanjahe.
4. Remaja pengidap Hemophilia 
5. DLL.

Semoga seluruh mahluk hidup tenang, damai, tenteram, bahagia dan sejahtera.

medan, 13 Agustus 2014.
atas nama tim SaveAisyah
Cahyo Pramono
Zulfahmi Fithri.








Previous
Next Post »