BANYAK-SEDAP-MURAH


Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 10 Agustus 2015, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya

                 MINGGU lalu saya tulisakan teknik menjaring pasar yang pada dasarnya memiliki perilaku lapar mata. Sebuah rasa yang dimotori oleh indra pengelihatan.
             Saya menjanjikan untuk memberikan rahasia bagaimana cara membuat paket buka puasa dengan harga murah dan jumlah menu yang banyak.

HEMAT BIAYA
            Yang pertama; Orang Indonesia suka makan yang mengandung karbohidrat. Makanan seperti nasi putih, nasi goreng, mie goreng, bihun, kue tiaw, bakwan dan roti adalah makanan yang mengandung karbohidrat yang secara instan akan memberikan efek kenyang.
              Artinya; menu-menu lain hanya perlu dibuat dalam jumlah porsi yang lebih sedikit. Pasti lebih hemat biaya.
            Yang kedua; sajikan pilihan berbahan baku sejenis, bedakan saja cara memasaknya. Sebutlah nasi putih dan nasi goreng, sejatinya berbahan baku sama yaitu nasi. Jadi, pilihan akan terlihat banyak tetapi biayanya rendah. Lihatlah, lalap, pecal, gado-gado dan lotek yang berbahan baku sama. Ketika anda kombinasikan dengan lontong, anda punya lontong pecal. Ketika anda gabungkan dengan sate, anda punya pecal sate, lontong sate. Bayangkan anda tambahkan opor ayam. Anda punya lontong opor. Begitu seterusnya.
            Untuk perkara sederhana seperti kerupuk, jangan sajikan hanya satu jenis saja. Bukankah kita punya ratusan jenis kerupuk? Anda hanya perlu menggorengnya saja. Ada kerupuk merah putih, kerupuk ubi dan kerupuk apapun termasuk peyek kacang dll.
            Sambal juga bisa bermacam-macam, bahan bakunya sama, Cuma cabe! Bedakan cara masaknya saja, anda akan punya sambal terasi, sambal merah, sambal hijau dan berbagai sambal lainnya.
            Yang ketiga; jika ada 100 orang pemesan, bukan berarti semua pilihan makanan dibuat dalam jumlah 100, tetapi cukup masing-masing hanya setengah atau sepertiganya saja. Karena dengan banyak pilihan, mungkin saja konsumen akan mengambil sedikit-sedikit. Sebutlah untuk hidangan pembuka berupa sop. Anda bisa menyajikan bersamaan antara sop dan soto. Ingat bahwa bahan baku terbesar dari sop hanyalah air saja.

LEZAT.
            Untuk menjadikan lapar mata dan perasaan bebas memilih semakin menjadi. Teknik pajangan menjadi penting. Sebutlah anda membuat soto, sajikan dengan isi yang terpisah; kuah sendiri, potongan daging terpisah, bihun, sayuran dan bumbunya seperti kecap dan sambal secara terpisah.
            Sajikan kumpulan makanan tersebut dalam susunan meja yang panjang agar terkesan sangat banyak. Kombinasikan dengan wadah-wadahnya dan ganjal wadah dengan formasi tinggi-rendah, seperti gunung dan lembah. Gunakan kain penutup meja yang cerah dan berwarna dan sisipkan beberapa hiasan meja seperti patung dan bunga. Jangan lupa tata cahaya yang menampilkan makanan anda ini terlihat banyak, mewah dan memicu rasa lezat.

RAHASIA LAIN
            Yang penting, pastikan hanya ada 2 atau 3 menu saja yang harus dimasak pada menit-menit terakhir sebelum penyajian, pastikan yang lain sudah dipersiapkan sejak pagi atau beberapa hari sebelumnya sehingga tidak merepotkan. Sajian seperti kerupuk bahkan sudah bisa anda siapkan seminggu sebelumnya.
  Yang tidak banyak disadari oleh para juru masak adalah bahwa dengan banyaknya pilihan tersebut, anda tidak perlu khawatir jika salah satu makanan yang disajikan habis, karena pilihan lainnya masih banyak. Jadi anda tidak perlu tergopoh-gopoh memasaknya mendadak untuk menambah yang habis.
            Menempatkan makanan dalam meja-meja yang terpisah bisa dilakukan jika ruangan tidak memungkinkan. Penempatan meja yang berpencar-pencar juga membuat pelanggan tidak akan makan banyak, karena mereka malas atau enggan untuk berulang kali berdiri.

                                                                        Konsultasi & Pelatihan; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »