PRO DAN KONTRA JABATAN

Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 23 Mei 2016, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya

SUATU ketika, dalamsebuahrestoran,terlihatpemandangan yang unik. Si manajersedangangkat-angkatkursidansipemilikrestoranikutmembersihkanlantailaludibalikmeja bar, si Bartender diamsajamemperhatikankeduabosnya yang sedangsibukbekerja.
Ketikasi bartender ditegurolehkawan yang lain –mengapatidakikutmembantubosnya—siBartender berkilahbahwadiaadalah bartender, jadipekerjaanmemindahkursidanmembersihkanlantaibukanlahpekerjaandantanggungjawabnya.
Faktatersebutmembuatsipengusahamerubahsistemkerja. Semuapegawaitidakmemilikijabatandantanggungjawabkhusus, tetapiwajibmengerjakansemuahal. Sesaatpermasalahanlihatmelihatpekerjaanterselesaikan.
Takberapa lama kemudian, karenatidakadapenanggungjawabkhusus, peralatankerjasepertiperalatandapur, peralatan bar danperalatankebersihanmulaicapatrusak. Operasionaldapurberantakan, demikianjuga bar dankebersihan.
Alhasil, sipengusaharestoranpusingtujuhkeliling.

SPESIALISASI PEKERJAAN
Membuatseseorangbertanggungjawabsecarakhususataspembagianpekerjaansemestinyaterjadiuntukmemudahkanpekerjaan. Yang padagilirannya, kemudahanituakanmengantarkankepadakebaikan-kebaikan yang lainnya.
            Spesialisasiitumembuatkejelasanpembagiantugasdantanggungjawab. Walaukadangspesialisasipekerjaanterkadangmenghasilkankebingungandankoordinasi yang ribet. Sebutlah, sepertitukanglistrik yang asalbongkardindingdanmembuatpekerjaantukangbatumenjadiberantakan. Si tukanglistrikhanyamemikirkantugasnyasajadantidakmenghargaipekerjaantukang yang lain.

VOLUME PEKERJAAN
            Ramai-ramaimengerjakanpekerjaansepertikerjabaktihanyacocokuntuk volume pekerjaan yang kecil. Kecocokanitukarenajenis, bentukdankapasitaspekerjaan yang memangkecil. Artinya, satu orang bisasajamengerjakanbanyakfungsikerja.
            Sebutlahuntuksebuahtoko yang kecil, satupekerjabisasajamengerjakanbanyaktugas, misalnyamenjadipetugaskebersihan, petugaspenjualan, petugaskasir, petugasmengangkatbarangdll.
Tetapi, ketika volume tamuataupembeli yang datangdanberbelanjajumlahnyasemakinbanyakdanterusmenerus, makafungsi-fungsidiatassepertikebersihan, penjualan, kasirdantukangangkatseharusnyadikerjakansecarakhusus.

PENGGABUNGAN FUNGSI
            Jikaterpaskaharusdigabungkanbeberapapekerjaan, pelajarijenisdankarakterpekerjaantersebut. Misalkandi restoran, adapekerjaan yang bisadilakukanbersama-sama, misalnyamenyambuttamudatang, menerima order pemesananmakanan, lalumenyajikanmakanan. Ke-3 pekerjaaninisenyawa, jadijikadigabungkan pun tidakberefeknegtaif yang berlebihan.
            Berhati-hatilahmenggabungkanbeberapajenispekerjaanmenjadidikerjakanolehsatu orang saja, misalnyabagianpembeliandanbagianpenerimaanbarang yang dibeli, iniduapekerjaan yang mestinyadibedakanpetugasnya, karenasatupekerjaandenganpekerjaan yang lainnyasalingmengkontrol.
Contoh lain misalnyabagianpenjualanseyogyanyajangandisatukandenganpenagihan. Penggabunganinimemerlukanpertibangan yang lebihlayakdanmatang, samasepertibagianpembeliandanbagianpembayaran.

URAIAN KERJA DAN MORALITAS KERJA
            Untukmenghadapipermasalahan Si Bartender sepertidijelaskandiatas, sayapikirperlupenjelasandansosialisasikepadapekerja. Dalamkasusdiatas, benarbahwa bartender bertanggungjawabuntukurusanmeja bar, tetapisebagaipekerjadansedangmenganggur, saya rasa tidaksalahjikasi Bartender berkenankeluardarizonapekerjaankhususnyadanmembantumengangkatkursiataumembersihkanlantai.
            Artinya, jelasberbedaantarauraiankerjadanmoralitaspekerja. Untukhasilpekerjaan yang baiksangatperluspesialisasidenganpemberiannamajabatankhusus. Padasaat yang sama, moral pekerjauntuksalingmembantujugajangandilupakan.

                                                                         
                                                                          Konsultasi&Pelatihan; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »