Patah Tubuh, Hilang Berganti Mati Satu Tumbuh Seribu

 Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 18 Juli 2016, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkannya dengan selalu menyebutkan sumbernya
MENJALANKAN bisnis untuk 1 gerai dan 1000 gerai relatif tidaklah berbeda. Toh Anda tetap diberi jatah waktu 24 jam perhari, baik ketika mengurus 1 usaha atau 1000 cabang usaha.
Anda tetap berurusan dengan berbagai permasalahan yang umunya serupa; baik dari 1 pegawai maupun 1 juta pegawai.Demikian juga dengan urusan yang lain, mulai dari keuangan, sumberdaya, pemasok, pasar, pajak hingga urusan legalitas lainnya. Secara umum urusan dan energi yang dikeluarkan sama.
         Mungkin anda belum percaya, begini cara melihatnya. Pada urusan kepegawaian, semua prosedur dan pendekatan sama saja baik untuk satu orang pegawai maupun 1 juta pegawai. Mereka perlu seragam yang proses membuat seragamnya juga sama, dari mendesain, mengukur, menjahit hingga pebuatan jadwal pemakaiannya.
        Masih urusan pegawai, sebutlah ketika mengurus asuransi jaminan kesehatan, ketika mengurus untuk 1 orang dan untuk 1 juta orang pewagai, prosedur dan waktunya juga sama. Demikian juga untuk urusan pembayaran gaji dan sebagainya.
       Sebutlah untuk urusan pemasok. Dari mulai mencari, mengikat kontrak, prosedur pengawasan, menerima hingga membayar pemasok, prosedur dan waktunya tetap sama baik untuk bisnis yang hanya satu tempat maupun yang memiliki 1000 cabang.
           Kantor pajak yang melayani 1 cabang usaha juga sama dengan yang memiliki 1000 cabang.
            Yang beda hanya volume. Yang membedakan hanya faktor pengalinya saja. Tetapi rasa pusing dan energi yang dikontribusikan relatif sama.

VOLUME
            Melalui tulisan ini, saya mengajak anda untuk segera mempertimbangkan membuat cabang usaha sesegera dan sebanyak mungkin. Karena energi yang anda keluarkan tetaplah relatif sama.
Ketika kita membicarakan volume, kita tidak saja memikirkan kesulitan dan tantangannya, tetapi kita harus ingat janji keuntungan yang akan didapat dari perkalian volume tersebut.
Di daerah Si Cincin, Sumatera Barat, ada seorang pengusaha Sate Padang yang memiliki 180 gerai keliling. beroperasi di kabupaten Pariaman dan sekitarnya. Bayangkan bagaimana perkalian setoran penjualan yang didapat tiap harinya. Silahkan anda hitung.
Saya ingin menunjukkan bahwa volume memiliki kelebihan lain. Salah satunya adalah konsep saling menutupi dan mendukung. Sebutlah dari 180 unit usaha tersebut, terjadi kegagalan jual karena berbagai alasan menimpa 20 unit. Tentu tidak akan memberikan dampak kerusakan secara besar dan waktu yang singkat, karena masih ada 160 unit lain yang bisa diharap untuk mendukung dan menutup kerugian di 20 unit lainnya.

OPTIMAL
            Pada skala tertentu, masing-masing cabang  akan mencapai angka penjualan optimal dan tiada akan naik lagi secara signifikan. Hal itu sangat wajar karena ada titik optimal yang disebabkan oleh faktor jumlah pembeli dan daya beli pasarnya.
            Pada titik maksimal itu, pilihan untuk meningkatkan penjualan hanya ada 1 saja. Yaitu membuka cabang baru. Dan jika diamati secara sungguh-sungguh, setelah mencapai waktu tertentu, tiap cabang akan mencapai angka penjualan optimal yang akan sangat sulit ditingkatkan lagi.
            Jika anda terus membiarkan kondisi tersebut dan tidak membuka cabang baru, anda hanya akan kehabisan waktu.
            Banyak alasan bisa anda buat untuk mendiamkan nilai penjualan yang stagnan. Bisa saja anda merekayasa alasan seperti kurang waktu, masih harus meningkatkan kualitas, hingga kekurangan tenaga kerja. Dan semua alasan itu membuat anda tidak segera bergerak dan menciptakan tantangan baru.
            Tanpa tantangan, anda sungguh bukan siapa-siapa.



Konsultasi & pelatihan; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »