Tindakan Yang Menantang


        BANG Nardi, penjual bumbu pecel di salah satu pasar tradisional di Medan, akhirnya memberanikan diri membuka cabang di 5 pasar trasional lainnya. Iamerekrut 6 orang saudaranya untuk menjadi penjual di ke 6 pasar tradisional tersebut.
            Untuk mensuplay bahan dagangannya, Bang Nardi menambah pekerja bagian produksinya menjadi 4 orang. Bang Nardi menambah jumlah supplier dankapasitaspasokannya. Bang Nardimenambah 2 unit mesin untuk memenuhi kebutuhan produksinya.
      Untuk membiayai penambahan-penambahan tersebut, Bang Nardi memberanikan diri meminjamtambahan modal ke Bank.
            Apa yang dibuat Bang Nardi adalah sebuah rentetan tindakan yang menantang bagi dirinya karena itu hal baru dan tidak biasa ia lakukan. Keberanian dirinya memilih tindakan yang menantang itu karena ia baru saja membuat target yang memaksa.
           Sebelumnya, Bang Nardi hanya memproduksi bumbu pecel sendirian dengan sesekali dibantu istrinya. Ia juals endiri di pasar dan begitulah selama ini berlangsung terus menerus.
            Ketika Bang Nardi menyadari bahwa selama ini ia hanya berputar pada lingkaran produksi bisnis yang begitu-gitu saja, ia merasa hanya bertanding dengan waktu dan kalah karena ia hanya memiliki satu badan dengan dua tangan dan dua kaki, tidak lebih. Pada waktu Bang Nardi menghendaki pendapatan 6 kali lipat dari yang ia dapatkan sekarang, ia memutuskan untuk membuat salinan bisnis yang sama di 6 lokasi yang berbeda.           

Menantang
            Rentetan aksi-aksi logis oleh Bang Nardi adalah pilihan yang harus dilaksanakan setelah penetapan target yang memaksa.
             Tindakan menantang yang saya maksud adalah tindakan-tindakan yang diatas level biasa. Tindakan-tindakan yang serius dan sanggup mengimbangi target-target memaksa tersebut.
           Saya katakana menantang karena karakter dan criteria tindakannya adalah member efek tantangan kepada pelakunya. Tantangan ini umumnya berupa upaya-upaya yang tidak biasa, yang tidak umum dan tidak terfikirkan banyak orang.
            Tentu saja level pemaksa bagi masing-masing orang berbeda-beda adanya. Sebutlah bagi Bang Nardi adalah kelipatan 6, mungkin bagi anda harus kelipatan 100.
            Level paksaan itu tergantung dari keberanian dan kemerdekaan pikirannya. Bagi banyak orang, tindakan menantang bukanlah pilihan yang menyenangkan. Dan sebenarnya memang ‘agak’ kurang menyenangkan. Tetapi tindakan-tindakan yang menantang itulah kunci sukses peningkatan target yang memaksa.

Melampaui Batas
               Dahulu ada banyak filosofi penenang perasaaan seperti “Biar pelan asal selamat”. Dalam hal ini alas an seperti itu tidak bias diterima.
               Filosofi, “Kalau tak bias lari,  cukup jalan. Kalau tidak bias jalan, cukup merangkak” harus dirubah menjadi; “Kalau bias jalan, merangkak tidaklah cukup. Kalau bias lari, maka berjalan bukanlah pilihan”.
              Kita harus bisa dan membiasakan dir iuntuk selalu melakukan hal-hal yang diatas batas rata-rata. Kita harus membiasakan diri berprestasi diatas rata-rata.
            Dan ketika melakukannya, jelas terasa tidak nyaman dan sangat mungkin terasa menyakitkan. Tapi ingat, semua bentuk yang menyakitkan dan tidak membunuh, sesungguhnya membuats eseorang menjadi lebihkuat. Yang bias membuat kita tidak perlu khawatir terhadap apapun bentuk perasaan adalah bahwa sesungguhnya, tiadalahs atu pun perasaan yang abadi. Perasaan dating dan pergi bergantian, artinya rasa sakit dan susah itu tiadalah akan terjadi selamanya dan permanen.
          Membiasakan diri pada standard yang tinggi diatas batas rata-rata, akan menjadikan diri terbiasa dengan tekanan keras. Itu akan sangat bagus, karena ketika kita terbiasa keras terhadap diri sendiri, maka dunia akan terasa menjadi mudah danl unak.
           

                                                            Konsultasi & Coaching; tj@cahyopramono.com

Artikel ini sudah iterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 3 Oktober 2016, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya
Previous
Next Post »