Harapan Dan Cinta

Alkisah, ada 2 orang terpidana yang akan hukum mati oleh seorang raja. Yang pertama merasa putus asa dan pasrah sambil menunggu waktu eksekusi mati. Dia hanya banyak menangis dan menyesali keadaan
            Orang yang kedua merasa belum rela mati dan berpikir keras untuk bisa bebas dari hukuman. Dia mendengar sang raja menyukai kucing. Ia mendapat sebuah ide lalu meminta bertemu raja.
"Apa yang kamu ingin katakan" tanya Raja.
"Wahai tuan Raja, saya tahu tuan menyukai kucing. Saya sebenarnya adalah pelatih kucing professional yang bisa melatih kucing hingga bisa bernyanyi asalkan saya diberi aku waktu dua tahun untuk melatih kucing tersebut". Singkat cerita, Sang Rajapun mengabulkan permintaan itu.
Sesaat menjelang eksekusi orang yang pertama, ia bertanya, "Bagaimana caranya engkau dapat membuat kucing bernyanyi?, bukankah itu mustahil?"
Orang kedua menjawab, "Memang benar, tapi aku masih memiliki waktu dua tahun sebelum aku di eksekusi mati." 
"Dalam waktu dua tahun, aku punya empat kemungkinan; pertama mungkin aku akan meninggal sebelum di eksekusi mati yang pasti lebih baik daripada aku mati dipancung; kedua mungkin saja sang raja yang akan meninggal terlebih dahulu sebelum hari eksekusi mati; yang ketiga bisa jadi sang raja berubah pikiran dan tidak jadi memberikan hukuman eksekusi atau yang terakhir mungkin saja aku memang bisa membuat kucing itu bisa bernyanyi."

HARAPAN
Cuma ini yang bisa membuat sesorang bertahan hidup, berjuang dan berprestasi. Harapan adalah kunci kehidupan. Tanpa harapan, manusia sudah meninggal sebelum ajal.
Semua karya besar dan prestasi manusia terjadi karena adanya harapan. Termasuk harapan untuk hidup layak, sukses bisnis, kemerdekaan finansial dan kemampuan menolong lebih banyak orang.
Jadi, jangan pernah putus berharap. Jangan pernah menyerah dengan tanda-tanda kegagalan temporer. Teruslah bergerak maju. Sebelum benar bisnis anda gulung tikar, sebelum nafas terakhir anda lepas, berharap adalah sebuah kewajiban.
Apapun masalah yang menghantui anda, mulai dari krisis moneter, kenaikan biaya hidup, kenaikan upah pegawai, persaingan pasar yang makin sengit, janganlah pernah putus harapan. Karena harapan adalah doa. Jadilah lebih kuat, lebih baik dan lebih bergairah setiap saat. Harapan Anda adalah kehidupan Anda.

CINTA
           Harapan sebagai doa akan lebih bernilai dan penuh semangat jika ada alasan cinta didalamnya. Cinta yang terbaik adalah memberikan manfaat kepada banyak orang lain. Untuk keluarga, untuk masyarakat, untuk bangsa dan yang pasti karena Tuhan YME.
           Memupuk harapan karena cinta, akan melahirkan karya besar. Akan melahirkan proses penuh kasih sayang. Ada cinta dalam proses produksi, proses memilih dan mengelola pegawai, hingga memperlakukan pelanggan bahkan dalam menghadapi pesaing sekalipun.
           Manajemen yang dibangun dengan cinta semestinya akan lebih mengedapankan nilai manfaat untuk siapapun yang terlibat secara langsung dan tidak langsung.
         Bisnis yang bernafas cinta, tidak meletakkan uang diatas segalanya. Cinta akan meletakkan manusia dan kehidupan sebagai prioritas sebagai refleksi syukur atas karunia dan cinta kasih Yang Maha Kuasa.
          Alasan cinta mendahulukan pelayanan, bantuan, sentuhan dan penghormatan. Alasan cinta akan menghadirkan keajaiban-keajaiban yang mungkin tidak pernah terfikirkan secara logis dikepala manusia.
             Cinta membawa bahagia, bahagia memupuk harapan, harapan menjadikan manusia hidup dan kehidupan penuh cinta adalah surga. Bukan tidak mungkin bisnis terbangun diatas harapan dan cinta. Silahkan buktikan sendiri.
Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 23 Januari 2017, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya


                                                       Coaching & Pelatihan; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »