BUKAN MAJU, CUMA LEBIH LANCAR


                          DARI beberapa klien bisnis yang saya dampingi, saya menemukan fakta bahwa pada umumnya mereka tidaklah bertambah maju dengan berjalannya waktu. Mereka hanya menjadi lebih lancar menjalankan bisnisnya. Secara pribadi mereka hanya berjalan di tempat. Demikian juga dengan tim kerja-nya.
             Saya berharap anda bukan salah satu dari yang saya maksudkan disini. Untuk memastikannya, coba jawab pertanyaan saya. Pertama; kemajuan apa yang anda dapatkan dalam 3 tahun terakhir ini? coba secara jenih anda perhatikan. Mungkin benar anda semakin menguasai pekerjaan anda. anda semakin lihai mengerjakan rutinitas. Anda menjadi sudah sangat paham apa yang harus anda lakukan jika ada permasalahan. Jika benar, anda sesungguhnya tidak maju, anda hanya lebih lancar dan menguasai pekerjaan rutin anda.
                        Kedua, berapa persentase peningkatan omzet tahuan anda? jika omzet anda naik 25%, sesungguhnya anda tidak mengalami kenaikan. Anda hanya jalan di tempat. Begini cara berfikirnya; jika inflasi 7 %, lalu anda naikkan harga jual sebesar 15 %, maka kenaikan omzet yang tanpa harus berusaha apapun sebesar 22%. Apalah arti kenaikan 3% yang sebenarnya?
                  Ketiga; berapa besar asset yang anda miliki saat ini? jika peningkatannya tidak signifikan, anda sebenarnya hanya mengalir kemanapun angin membawa anda.
             Keempat; ilmu baru apa yang anda miliki dan dengan ilmu itu anda bisa meningkatkan kapasitas bisnis anda dengan pesat?

MAJU
                Maju meninggalkan rutinitas adalah hal penting yang harus kita lakukan. Apapun posisi kita, baik sebagai pekerja atau pebisnis. Lihatlah, benar bahwa pekerjaan memerlukan keseriusan khususnya untuk hal rutinitas, tetapi rutitinitas harus disikapi dengan bijaksana. Jangan sampai rutinitas menjebak anda dan menghambat kemajuan anda.
                Ada tiga hal penting untuk menstimulasi kemajuan anda. Pertama; pengetahuan. Coba Tanya diri anda sendiri. kapan terakhir kali anda membaca buku? Kapan terakhir kali anda ikut Pelatihan? Kapan terakhir kali anda berkonsultasi dengan konsultan?
                Jika anda tidak mengembangkan pengetahuan diri, anda hanya akan menjadi pribadi tua yang bebal tetapi merasa pandai dan berpengalaman. Anda akan digilas oleh anak-anak muda generasi berikutnya.
                Kedua; ketrampilan. Ketrampilan apa yang ada miliki. Hal baru apa yang mampu anda kerjakan? Jika dulu anda tidak bisa mengoperasikan komputer dan hari ini juga sama, tetapi anda tetap mencari alasan untuk tetap tidak mempelajarinya, anda sesungguhnya tidak sedang mengalami kemajuan.
                Jika anda tetap meminpin dengan keras dan kasar, tidak melakukan pendekatan-pendekatan yang lebih manusiawi, sesunggunya anda sedang menyia-nyiakan waktu.
                Ketiga; perilaku. Apakah gaya perliaku anda tidak berubah membaik dan tetap saja dari waktu ke waktu? Apakah anda masih saja menggunakan daya ingat untuk mengendalikan perusahaan dan pekerjaan? Apakah anda masih memimpin dengan tidak adil? Apakah anda masih sering tidak bisa mengalahkan rasa malas? Disitu sebenarnya anda sedang berjalan ditempat, anda tidak maju.
             Ketika anda tidak maju, usia anda bertambah. Sampai pada situasi bahwa anda merasa berpengalaman, tetapi anda tidak menyadari bahwa dunia sudah maju dengan sangat pesat meninggalkan anda.
                Saatnya untuk bergerak maju. Saatnya menantang diri dengan kemajuan yang sesunggunya. Cara termudah untuk maju adalah menentukan sasaran yang menantang. Misalnya menaikkan omzet anda hingga 500%, bukan 25%. Disana anda dipaksa untuk tidak terjebak dalam ‘kebiasaan’. Karena target yang menantang akan menghasilkan pejuang yang hebat.
Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 14 Agustus 2017, dihalaman 7. Diperbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya.


Coaching & Konsultasi; tj@cahyopramono.com
Previous
Next Post »