Tantangan Berkompetisi


SEKALI lagi, kompetisi sesuatu yang tidak terelakkan dari kehidupan ini.  Mari kita hadapi persaingan itu dengan hati riang dan menikmati prosesnya. Ada beberapa indikator dan target untuk mengukur jarak antara kita dengan pesaing. Semakin jauh jarak kita dengan pesaing, tentu akan menjadikan kita terlihat lebih menonjol dan lalu kita akan menguasai pasar lebih leluasa.

LEBIH CEPAT
                Prinsip dasar kompetisi adalah waktu. Siapa yang paling unggul. Kecepatan bisa jadi faktor dominan yang diperlukan. Jika permintaan pasar dalam hal kecepatan menjadi acuannya, maka semua faktor yang menggunakan waktu harus mendapat perhatian serius.
                Faktor itu bisa berupa panjang waktu perencanaan, waktu proses produksi, waktu tunggu pada masing-masing proses, waktu yang diperlukan untuk pengiriman, waktu layanan, waktu penanganan keluhan, waktu evaluasi dan monitoring.
                Sekarang semua orang ingin menjadi pesulap, agar semua permintaannya terwujud dalam hitungan detik. Maka pemenuhan atas keinginan cepat itu harus menjadi pertimbangan.
Beberapa perusahaan pengiriman barang / jasa kiriman, kini menerapkan teknik jemput segera setelah telepon pemesan masuk. Tidak perduli jika termin pengiriman ke airport terjadi pada sore atau malam hari, tetapi jika pesanan masuk pagi hari, mereka mengusahan agar pagi itu juga harus dijemput.  Penjemputan yang segera itu menciptakan kesan mereka adalah perusahaan pengiriman yang paling cepat. Dan konsumen tidak perduli kalau barang mereka akan dikirim pada sore atau malam harinya.

LEBIH BAIK
                Penggunaan indikator ini harus dengan data yang objektif. Jangan hanya perasaan. Lebih baik dari pesaing dalam hal apa? Apakah produk yang dihasilkan, apakah proses produksi atau respon konsumen yang menjelaskan keunggulan produk dan layanan kita.
                Baik adalah kata yang terlalu normatif, sulit dipahami. Mesti ada kejelasan yang lebih spesifik atas apa yang disebut baik itu sendiri. Misal ukurannya lebih pas sesuai kebutuhan, atau sesuatu yang terperinci seperti rasa, jumlah, isi, kemasan dan sebagainya.

LEBIH MURAH
                Nah ini dia, pembelian bahan baku yang tepat, proses produksi yang hemat (efisien dan efektif), dan proses pengiriman serta proses promosi yang ramah biaya pasti akan mampu menjauhkan diri kita dari pesaing.
                Jika semua komponen terkontrol, lebih murah dibanding pesaing, tentu harga jualnya akan lebih murah dari pesaing. Ini kunci kemenangan yang tidak bisa diabaikan.
                Ingat, efisien yang diaplikasikan adalah berjiwa efektif. Bukan asal murah tanpa memperhatikan kualitas. Karena harga murah sering disamakan dengan murahan.

LEBIH MUDAH
                Pertama, mudah dalam hal proses bisnis secara internal. Prosedur dan semua aturan dibuat mudah dilaksanakan dan mudah dikontrol. Semua kemudahan itu akan membawa kepada efisiensi dan efektifitas. Alat bantu yang harus ada, semestinya harus disediakan. Contoh sederhana mesin hitung kalkulator. Barang sepele itu akan mempercepat dan memudahkan pekerjaan.
                Kedua, mudah dalam hubungan denan konsumen. Mudah mengetahui, menjangkau dan mudan dalam prosedur mendapatkan produk atau jasa yang kita tawarkan. Selanjutnya, mudah dalam pemakaian oleh konsumen. Termasuk mudah dalam hal pembayaran.

LEBIH BESAR
                Besar dan kuat dalam volume bisnis, luasan penyebaran, jumlah konsumen, dan yang penting adalah besar dalam hal keuntungan.
                Itu tantangan yang harus dijadikan titik tuju para pebisnis. Menuju kearah itu, peningkatan kapasitas dan kualitas produktifitas, jaringan kemitraan, inovasi adalah pilihan wajib yang dilakukan pebisnis secara bertahap. Ingat, proses tidak menghianati hasil.
Artikel ini sudah diterbitkan di Harian Medan Bisnis pada tanggal 19 Februari 2018, dihalaman 7. Di Perbolehkan mengcopy dan menyebarkan dengan selalu menyebutkan sumbernya


Business Coaching & Training; tj@cahyopramono.com

Previous
Next Post »