Coffee Cupping atau Coffee Testing - INSPIRASI

Breaking

it's all about growing up and human developing. especially on business coaching

30.11.19

Coffee Cupping atau Coffee Testing


Secara simple bisa disebut sebagai proses mengobservasi rasa kopi.
charlestoncoffeeroasters.com

Coffee cupping dilakukan oleh para professional yang bersertifikat dan telah terlatih. Tapi anda juga bisa melakukanya —untuk skala non komersial.
Dasar observasinya hanya terjadi di dua indra, yaitu di mulut untuk rasa dan di hidung untuk aroma.
Pencicipan rasa menggunakan mulut dan lidah, di sini anda akan merasakan karakteristik-karakteristik dasar dari kopi seperti acidity (karakter asam), sweetness (karakter manis), bitterness (karakter pahit), saltiness (karakter asin—jika ada), dan savories atau rasa intinya.
Proses standar dari coffee cupping dimulai dengan mengendusnya dalam untuk mendapatkan aroma, lalu menyeruputnya dengan kuat sehingga kopi yang disesap itu bisa “terlempar” merata ke seluruh rongga mulut.
Yang dicari dalam rasa-rasa itu adalah apakah ada rasa-rasa lain lagi yang lain di dalamnya. Karena biasanya kopi dari satu daerah memiliki karakter dasar yang disepakati secara umum. Jadi dengan mencicipi akan terbukti konsistensi karakteristik dari kopi itu.
Hasil uji rasa itu dicatat secara resmi yang sering disebut denga Cupping Notes. Jika setelah di seduh ternyata rasanya bergeser, maka akan ada pertanyaan apa yang salah? Bisa jadi salah pada proses roasting/gongsengnya.
Biasanya para roaster/ahli peng-gongseng kopi akan mencicipi kopi dengan menguji beberapa sample dalam level kematangan yang berbeda. Konon pedagang besar sebelum membeli kopi dalam jumlah besar juga akan melakukan tes ini.
Mengingat banyak sekali motode penyajian kopi / brewing, maka uji kopi biasanya menggunakan cara paling sederhana, seperti membuat kopi tubruk.
Coffee cupping memakai takaran dan standard tertentu. Ada yang membandingkan 1 gram kopi dengan 12 ml air dengan suhu didih air.
Prosesnya, Setelah kopi diseduh, biarkan sejenak, kopi terendam dan sebagian terapung lalu pelan-pelan mengendap, proses ekstraksi ini biasanya selama 4 menit. 
Ada 2 aliran yang saya tahu dalam menangani lapisan kopi yang terapung. Yang pertama, cangkir kopi diangkat dan dipukulkan ke meja (gak sampai pecah ya… he he he) lalu kopi yang terapung sebagian akan jatuh dan sisianya diciduk dan dibuang.
Yang kedua, kopi diaduk hingga semua bubuk kopi jatuh dan kopi berhenti berekstraksi.
Pencicipan dilakukan setelah kopi berada pada suhu aman untuk diminum.
Coffee cupper menggunakan sendok khusus seperti sendok sup, ada aturan takaran sekali seruput.
Oh ya, kopi yang disedu tidak Cuma satu cangkir ya tapi ada beberapa cangkir untuk menguji konsistensinya.
Kapan-kapan saya tulis teknis cupping untuk rumahan.

Karakter Rasa KOPI

Sweetness
Rasa manis. Rasa ini akan muncul ketika di tes. Konon ini rasa yang disukai banyak orang.
Saya sulit menjelaskan apakah rasa manisnya seperti gula, seperti madu atau manisnya rambutan dan tebu. Anda perlu mencobanya sendiri untuk bisa menggambarkan rasa manis ini.
Acidity
Level rasa Acid/asam pada kopi umumnya tidak disukai banyak orang. Kalua terlalu asam dikategorikan sebagai Sour/Asem.
Rasa asem yang seperti asamnya buah-buahan kadang saya sebut sebagai juiciness atau frutty. Dan setahu saya asam yang begini banyak yang suka.
Mouthfeel
Ketika diseruput dan rasa kopi itu memenuhi rongga mulut, dengan beberapa kali ujicoba anda akan merasakan bobot rasanya; ringan, lembut, plus sensasi lain yang penuh di mulut misalnya mirip seperti teh atau ia lebih terasa kaya rasa, creamy atau berat/heavy.
Flavour
Saya kehabisan kosa kata Bahasa Indonesia yang menggambarkan kata flavour ini. Mungkin lagi-lagi artinya rasa tetapi dengan pengertian rasa menonjol selain dari beberpa point diatas.
After Taste
Rasa yang tersisa setelah meminum kopi, apakah rasa yang bisa dicerap, berapa lama? Sebentar atau lama.
Untuk mendapat rasa-rasa itu sangat mungkin terjadi jika kopi anda adalah jenis arabika dengan level roasting maksimal medium. Karena karakter kopi arabika menyerap semua unsur rasa dan aroma dimana pohonnya tumbuh.
Semoga bermanfaat.
Cahyo Pramono

Business Coach 
Penyuka Kopi 





No comments:

Post a Comment