Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika - INSPIRASI

Breaking

it's all about growing up and human developing. especially on business coaching

11.11.19

Perbedaan Kopi Robusta dan Arabika


-->
Mari Kita Bandingkan

Usia Kopi


Kopi arabica merupakan jenis kopi pertama yang pernah dikonsumsi manusia, sedangkan kopi robusta baru ditemukan kurang lebih 100 tahun setelah arabica.
Sehingga tak heran jika kopi Arabica mampu menguasai pangsa pasar hingga 60-70% di dunia.

Bentuk Biji Kopi

Sumber Gambar: Aquaspressoion




Biji kopi Arabica cenderung lebih besar dan lonjong serta pipih, sedangkan biji kopi Robusta memiliki bentuk bulat penuh.

Yang layak dikonsumsi adalah biji yang utuh dan tidak rusak, diukur dengan defect level. Kopi bagus kurang dari 5 % defect levelnya.

Biji rusak yang tidak layak pilih;

Biji Tidak Utuh atau Pecah
Biji Kopong
Biji Berbentuk Ganjil / tidak wajar
Biji Gagal Fermentasi (karena proses pengeringan yang gagal, menghasilkan aroma yang tidak nyaman)
Biji Berlubang
Biji Menghitam
Biji yang Tidak Ada Aromanya

Ada lho yang membeli kopi-kopi rusak itu untuk diolah dalam skala besar dengan berbagai macam campuran sehingga menghasilkan kopi dalam kemasan berharga lebih murah dari parkir 1 jam di mall.



Tingkat Kafein

biji kopi Robusta memiliki kandungan kafein sebesar 2,2 hingga 2,7%. Ini yang membuat rasa berdebar dan membuat sulit tidur untuk sebagian peminum kopi. 
Sedangkan biji kopi Arabica hanya memiliki kandungan kafein yang lebih kecil dari robusta, yakni sebesar 1,1% hingga 1,5% saja. tidak sedikit peminum kopi arabika malah mengantuk setelah minun kopi. tidur tidak terganggu dan badan terasa tetap nyaman.

Kandungan Lemak dan Gula

Arabica memiliki kandungan lemak dan gula yang lebih banyak jika dibandingkan dengan Robusta.
Arabica memiliki kandungan lemak hingga 60% serta memiliki kandungan gula lebih banyak 2 kali lipat dibanding Robusta.

Aroma Kopi

Karena Arabica memiliki kadar asam yang lebih tinggi, Arabica memiliki aroma yang didominasi buah-buahan, sedangkan Robusta memiliki aroma seperti kacang.

Kopi Arabica menyerap aroma dan rasa yang ada disekitarnya. Kopi arabika simalungun yang tubuh disepanjang tepian kebun teh, terbukti beraroma dan berasa seperti teh.

Rasa Kopi

yang paling mendasar, dan sangat membedakan kedua jenis kopi ini adalah rasanya. Robusta memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi, sehingga Robusta memiliki rasa yang pahit seperti ban yang terbakar dan meninggalkan rasa kacang di akhir.
Berbeda dengan Arabica yang cenderung asam dan memiliki rasa yang lebih manis, bahkan tak sedikit yang memiliki sedikit rasa buah-buahan, cokelat dan kacang.

Jenis Penyajian

Karena kopi Arabica memiliki rasa yang kuat dan manis tanpa tambahan gula apapun, kopi ini lebih cocok disajikan sebagai single kopi origin agar penikmat kopi dapat merasakan rasa asli dari kopi Arabica.
Sedangkan kopi Robusta memiliki rasa yang lebih pahit, sehingga lebih cocok untuk dijadikan sebagai bahan campuran esspresso. Jenis penyajian seperti ini cocok untuk orang yang kurang menyukai kopi karena nantinya akan ditambahkan dengan susu dan cream.

Ukuran Tanaman

anaman kopi Robusta memiliki bentuk serta ukuran daun yang lebih besar.
Tanaman kopi Robusta 2 kali lebih tinggi dari tanaman kopi Arabica, sehingga tinggi tanaman kopi Robusta mampu mencapa 5 meter. Sedangkan tanaman kopi Robusta hanya setinggi 2,5 – 5 meter saja.

Kandungan Asam Klorogenik

Kopi Robusta memiliki kandungan asam klorogenik sebanyak 7 hingga 10%, sementara kopi Arabica hanya memiliki kandungan asam klorogenik sebesar 5,5 – 8% saja.
Asam klorogenik memiliki rasa yang pahit, sehingga asam ini cukup berpengaruh pada rasa pahit yang dimiliki kopi Robusta. Selain itu, asam ini juga memiliki manfaat untuk melindungi tanaman dari serangan hama.

Daerah Tempat Tanam

Kopi Arabica hanya dapt tumbuh di lingkungan yang lembab, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Kopi Arabica akan tumbuh subur jika ditanam pada dataran yang lebih tinggi sekitar 700 hingga 1.700 mdpl.
Negara-negara yang memproduksi jenis kopi Arabica adalah, Brasil, Meksiko, Kosta Rika, Ekuador, Kolombia, Etiopia, Burundi, Rwanda dan masih banyak lagi.
Kebalikan dengan Arabica, Robusta dapat ditanam pada ketinggian 400 hingga 700 mpdl saja. Negara-negara yang terkenal memproduksi kopi Robusta adalah, Vietnam, Brazil, Indonesia, India, Uganda, Malaysia, Madagaskar dan lainnya.

Kemudahan Budidaya

Jika dibandingkan, jenis kopi Robusta lebih mudah dibudidayakan ketimbang jenis kopi Arabica. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kopi Arabica hanya dapat tumbuh di lingkungan lembap dan tidak mampu bertahan pada perubahan cuaca yang cukup ekstrem.
Lain halnya dengan kopi Robusta yang mampu bertahan pada cuaca yang panas sekali pun. Kopi Robusta juga lebih mudah dikembangkan, karena lebih kebal dari hama dan penyakit berkat kandungan asam klorogenik yang lebih tinggi.

Harga Biji Kopi

Karena sulit dibudidayakan, tak heran jika harga biji kopi Arabica cenderung lebih mahal. Tak hanya sulit dibudidayakan, dalam setahun tanaman Arabica menghasilkan lebih sedikit biji kopi dibanding biji kopi Robusta.
Terlebih lagi, biji kopi Robusta memerlukan waktu hingga 7 tahun untuk matang sepenuhnya.

1 comment: