it's all about growing up and human developing. Especially on business coaching

16.1.20

JANUARI, BULAN MAIN-MAIN




(Siapa yang serius kerja di bulan Januari?)

oleh Cahyo Pramono, Business Coach, (Sub specualist; bisnis keluarga)


TULISAN ini saya buat pada tanggal 16 Januari 2020. Karena saya melihat TIDAK banyak manajemen bisnis yang sungguh-sungguh dan benar-benar mulai melesat lari pada bulan Januari.

sindrom liburan, pekerja kurang termotivasi pada menjelang libur dan setelah liburan


Para pekerjanya hingga level eksekutif masih terbawa sindrom liburan akhir tahun. Masih ingin perpanjangan liburan yang sudah panjang

Pada tataran ini manajemen yang masih hadir setengah-setengah, perencanaan kerja belum serius, dan situasi “malas berjamaah” lebih kentara.

Mereka itulah yang tidak MENYELESAIKAN penyusunan target dan budget pada 2 atau 3 bulan sebelum berakhir tahun. Mereka menyelesaikan strategi pada bulan desember atau bahkan masih ada yang belum selesai hingga januari ini.

Kata SELESAI yang saya maksud adalah lengkap dengan penjabaran rencana kerja dan rencana aksi hingga level pelaksanaan harian.

CACAT PERENCANAAN adalah ketika para eksekutif perusahaan sudah selesai dengan target dan budget, tetapi hanya disitu. Tidak ada upaya menterjemahkan semua strategi itu dalam lembaran aksi-aksi taktis. Lalu manajer pada level terendah tidak menterjemahkannya kepada petunjuk operasional dan penugasan.

JANUARI TERABAIKAN


Kesalahan yang sering terjadi adalah ketika semua lini operasional dan pemasaran kelimpungan, berdarah-darah mengejar penjualan pada 3-2 bulan menjelang akhir tahun. Mereka kehabisan energi dan merasa harus istirahat.

Bagi saya, sungguh sebuah kesia-siaan mengeluarkan energi besar-besaran hanya untuk mengejar penjualan dan produksi diambang pasar yang sudah mulai tidak terkendalikan pada bulan-bulan akhir tahun.

Ketika akhirnya harus mulai kerja di Bulan Januari, rasa Lelah akhir tahun masih terasa. Rasanya liburan kurang cukup Panjang. Ketika masuk kerja tgl 5 januari, maka minggu pertama diisi dengan obrolan penuh kenangan atas liburan mereka, saling berkunjung dan ngobrol.

Ketika mau mulai kerja, mereka kebingungan karena terget dan budget masih blobal dan belum dipecah-pecah menjadi taktis operasional.

Januari habis tanpa hasil yang optimal. Bisnis berjalan karena pelanggan lama dan bukan karena upaya dari upaya dan usaha team manajemen.

JANUARI MASIH SISA BEBERAPA HARI


Untuk mereka yang sudah siap, Januari adalah awal sebuah gerakan besar dan mengasilkan sesuatu yang besar ketika pesaing masih terkena demam sindrom liburan.

Manajeman memerlukan ritual motivasi untuk menggerakkan otot-otot operasional kembali kerja sebagaimana mestinya.

Segera siapkan petunjuk operasional yang diterjemahkan dari target dan lekas bergerak.

Januari masih ada beberapa hari lagi. Manfaatkanlah semoptimal mungkin.




* foto ilustrasi = sunday post


Share:

0 Comments:

Post a Comment

Blog Archive